Babelan, 30 Maret 2026 – Yayasan Attaqwa Cabang Babelan menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari pengurus yayasan, Dewan Masjid, Majlis Taklim Binaul Khoir, hingga dewan guru dari seluruh jenjang pendidikan, yakni RA, MIA, MTs, dan Aliyah.
Kegiatan dibuka oleh pembawa acara dari unsur Madrasah Aliyah, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan MIA Attaqwa 15 serta Zikrullah oleh utusan MTs Attaqwa 03. Pembagian peran tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga di bawah naungan Yayasan Attaqwa Cabang Babelan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Yayasan, KH. Irfan Shidiq, M.Pd., menekankan pentingnya makna syukur yang tidak hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk amal perbuatan nyata. Ia mengajak seluruh elemen untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek kuantitas maupun kualitas, khususnya dalam dunia pendidikan.
“Naik kelas harus diiringi dengan peningkatan yang baik. Yang sudah baik dipertahankan, dan yang kurang harus diperbaiki,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya kesejahteraan guru, serta menanamkan nilai keikhlasan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pimpinan harus memiliki kepekaan dan inisiatif dalam memperhatikan kesejahteraan para tenaga pendidik.
Lebih lanjut, KH. Irfan menegaskan bahwa pendidikan karakter harus menjadi prioritas utama di seluruh lembaga pendidikan Attaqwa Babelan. Pembiasaan ibadah seperti shalat serta perilaku positif lainnya dinilai sebagai indikator penting dalam membentuk karakter peserta didik. “Perilaku anak di sekolah menjadi barometer dari perilaku mereka di luar sekolah,” tambahnya.
Selain itu, perhatian terhadap proses pendidikan juga menjadi sorotan, termasuk rencana penguatan kualitas melalui peningkatan sistem serta pembahasan mengenai asuransi ketenagakerjaan bagi para guru.
Sementara itu, H. Salamun Noeh selaku ketua yayasan Babelan mengapresiasi kegiatan Halal Bihalal sebagai tradisi yang sarat makna dalam mempererat silaturahmi dan ukhuwah antar pegawai. Ia juga menekankan pentingnya membangun sistem organisasi yang berkelanjutan sebagai pedoman bagi seluruh stakeholder di lingkungan Yayasan Attaqwa Cabang Babelan.
“Kegiatan ini merupakan sunnah yang baik dan diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana memperkuat kebersamaan,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan santapan rohani serta hiburan dari para guru yang menampilkan kemampuan mereka dalam melantunkan lagu-lagu religi, menambah suasana hangat dan penuh kekeluargaan dalam kegiatan tersebut. (Waka kurikulum/Abg)





Comments are closed