shape
shape
  • Home
  • Guru Menulis
  • Pembelajaran IPS di MTs Attaqwa 03 Babelan Terapkan Project Based Learning

Pembelajaran IPS di MTs Attaqwa 03 Babelan Terapkan Project Based Learning

Babelan — Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas VIII MTs Attaqwa 03 Babelan berlangsung dengan cara yang berbeda dan menarik. Guru IPS, Hartiningsih, menerapkan metode Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan simulasi kegiatan ekonomi, sehingga siswa dapat belajar secara langsung melalui praktik nyata.

Dalam kegiatan tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberi tugas untuk membuat produk serta menjualnya ke kelas lain. Salah satu kelompok yang dipimpin oleh Dita Andini Qotrunada berhasil menarik perhatian dengan produk unggulan mereka berupa pisang bakar hasil olahan sendiri.

Tidak hanya mempresentasikan hasil kerja kelompok di dalam kelas, para siswa juga berkeliling ke kelas lain untuk menawarkan produk sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa lain untuk mencicipi. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih pemahaman siswa mengenai proses distribusi dan penjualan, sekaligus mengasah keterampilan komunikasi dan keberanian.

Dita Andini Qotrunada mengaku sangat menikmati metode pembelajaran tersebut. “Saya merasa senang sekali dengan cara belajar seperti ini. Lebih seru dan tidak membosankan. Kami juga jadi lebih berani karena harus menawarkan produk ke kelas lain,” ujarnya.

Guru IPS, Hartiningsih, menjelaskan bahwa metode ini memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. “Pembelajaran seperti ini membuat saya bisa lebih variatif dalam mengajar. Siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung, seperti membuat produk, menjual, dan melihat respon dari teman-teman mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTs Attaqwa 03 Babelan, Abeng Hakim, memberikan apresiasi terhadap inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh para guru. “Kami sangat mendukung setiap guru yang melakukan variasi metode pembelajaran. Hal ini penting untuk membangun pola pikir terbuka dan memberikan pengalaman nyata kepada siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna,” ungkapnya.

Melalui metode ini, pembelajaran IPS di MTs Attaqwa 03 Babelan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan aplikatif bagi siswa. (Waka kurikulum)

 

Comments are closed