Bekasi, 9 September 2025 – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 resmi digelar di MTs Attaqwa 03 Babelan, Kabupaten Bekasi. Ajang prestisius ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari lebih 200 madrasah dan sekolah di berbagai daerah sekabupaten Bekasi. Tidak hanya madrasah di bawah naungan Kementerian Agama, tetapi juga sekolah di bawah Kementerian Pendidikan turut ambil bagian.
OMI 2025 melombakan sejumlah mata pelajaran sains dan riset. Untuk jenjang MI/SD terdapat lomba Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan IPAS Terintegrasi. Jenjang MTs diwarnai kompetisi Matematika, IPA, dan IPS. Sedangkan untuk MA, cabang lomba meliputi Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi Terintegrasi. Seluruh cabang lomba dirancang untuk mengembangkan potensi siswa dalam bidang sains dan riset dengan tetap memadukan nilai keislaman, kearifan lokal, dan teknologi modern. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, dengan antusiasme tinggi dari peserta dan pendamping.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dan juga tokoh pendidikan, H. Ade Syukron, M.Si, menegaskan pentingnya penguasaan teknologi di kalangan siswa madrasah. “Menguasai teknologi akan memunculkan rasa percaya diri dan kebanggaan terhadap madrasah. Teknologi bermanfaat untuk masyarakat, dan melalui kegiatan seperti ini kemampuan sains siswa madrasah dapat terukur. Hadiah bukan tujuan utama, melainkan motivasi untuk menghadapi bonus demografi yang penuh dengan tenaga muda. Dari sisi pemerintah, kami akan terus mencari celah untuk mendukung pendidikan madrasah melalui program-program yang pro-madrasah,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bekasi, Drs. H. Umar Nasir Assubhi, M.Si, menyampaikan bahwa OMI tahun ini mengalami peningkatan tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Ia menegaskan pentingnya dukungan DPRD terhadap pendidikan madrasah. “MTs Attaqwa 03 menjadi kebanggaan tersendiri. Kejuaraan OMI ini dapat menjadi modal prestasi yang diakui secara nasional, sekaligus memotivasi siswa untuk menjunjung tinggi kejujuran dan integritas. Orang hebat adalah mereka yang mampu beradaptasi di masa perubahan menuju masa depan,” tutur Umar Nasir.
Sementara itu, Kepala MTs Attaqwa 03 Babelan, H. Irfan Shidiq, M.Pd., mengaku bersyukur dan siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan OMI 2025. “Kami telah menyiapkan fasilitas komputer, ruang istirahat, ruang makan, tempat ibadah, hingga area parkir. Para peserta adalah siswa-siswa terbaik dari sekolahnya, mudah-mudahan kehadiran mereka membawa keberkahan dan atmosfer kecerdasan di madrasah kami,” ungkapnya penuh optimisme.
Dengan semangat kolaborasi antara madrasah, pemerintah, dan masyarakat, OMI 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam mempersiapkan generasi muda madrasah yang unggul dalam sains, riset, serta berkarakter Islami. (Waka Kurikulum)





Comments are closed