shape
shape
  • Home
  • Guru Menulis
  • Pengawas Madrasah Monitoring ASAT di MTs Attaqwa 03 Babelan, Tekankan Kualitas Konstruksi dan Validitas Soal

Pengawas Madrasah Monitoring ASAT di MTs Attaqwa 03 Babelan, Tekankan Kualitas Konstruksi dan Validitas Soal

Babelan, 8 Juni 2026 – Pelaksanaan Monitoring Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di MTs Attaqwa 03 Babelan mendapat perhatian khusus dari Pengawas Madrasah, Hamdani, M.Pd., yang melakukan monitoring langsung pada Senin (8/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan pentingnya kualitas konstruksi dan validitas soal sebagai instrumen utama dalam mengukur capaian belajar peserta didik secara akurat.

Menurut Hamdani, penyusunan soal yang baik harus diawali dengan pembuatan kisi-kisi yang jelas agar persebaran materi dapat terjamin secara merata. Selain itu, soal juga harus memperhatikan tingkat kognitif peserta didik dengan proporsi yang seimbang antara kemampuan berpikir rendah (Lower Order Thinking Skills/LOTS), menengah (Middle Order Thinking Skills/MOTS), dan tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS).

Konstruksi dan validitas soal harus menjadi perhatian utama. Kisi-kisi soal perlu dibuat terlebih dahulu untuk menjamin persebaran materi yang merata. Tingkat kognitif soal juga harus proporsional antara LOTS, MOTS, dan HOTS. Selain itu, stimulus berupa gambar, grafik, maupun teks bacaan harus jelas, berfungsi dengan baik, dan tidak membingungkan peserta didik,” ujar Hamdani saat melakukan monitoring pelaksanaan ASAT di MTs Attaqwa 03 Babelan.

Bagi MTs Attaqwa 03 Babelan, penyusunan soal asesmen sumatif yang berkualitas merupakan sebuah keharusan yang tidak dapat ditawar karena menentukan ketepatan pengukuran hasil belajar siswa pada akhir periode pembelajaran. Hal ini sejalan dengan prinsip kesesuaian kurikulum dan capaian pembelajaran yang menjadi landasan penyusunan instrumen asesmen.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Abeng Hakim, menjelaskan bahwa seluruh perangkat soal yang digunakan dalam ASAT telah disusun berdasarkan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan indikator ketercapaian yang telah diajarkan kepada peserta didik.

Setiap soal yang disusun harus mengacu pada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan indikator ketercapaian yang telah diajarkan kepada peserta didik. Kami juga memastikan materi yang diujikan berfokus pada materi esensial yang menjadi inti dari kompetensi yang harus dikuasai siswa. Dengan demikian, hasil asesmen benar-benar mencerminkan capaian belajar peserta didik secara objektif dan akurat,” ujar Abeng Hakim.

Pelaksanaan ASAT di MTs Attaqwa 03 Babelan sendiri berlangsung sejak 2 hingga 11 Juni 2026. Pada tahun pelajaran ini, peserta didik mengikuti 3 ujian praktik dan 11 ujian tertulis yang mencakup berbagai mata pelajaran sesuai ketentuan kurikulum yang berlaku.

Seluruh ujian tertulis dilaksanakan secara digital menggunakan aplikasi SISFO yang dikembangkan secara mandiri oleh madrasah. Pemanfaatan teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan asesmen sekaligus menghasilkan data penilaian yang lebih cepat dan akurat.

Kepala MTs Attaqwa 03 Babelan, KH Irfan Shidiq, M.Pd., menyampaikan bahwa transformasi digital dalam sistem asesmen merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Penggunaan aplikasi SISFO dalam pelaksanaan ASAT merupakan bentuk inovasi yang terus kami kembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Sistem ini memungkinkan hasil ujian diperoleh lebih cepat, akurat, dan transparan. Kami berharap peserta didik dapat mengikuti asesmen dengan baik sehingga hasil yang diperoleh benar-benar menggambarkan kompetensi yang telah mereka capai selama proses pembelajaran,” tutur KH Irfan Shidiq.

Lebih lanjut, beliau mengapresiasi pelaksanaan monitoring yang dilakukan oleh pengawas madrasah karena memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan mutu pembelajaran dan evaluasi di lingkungan madrasah.

Dengan dukungan pengawasan yang berkelanjutan, kualitas penyusunan soal yang semakin baik, serta pemanfaatan teknologi digital dalam asesmen, MTs Attaqwa 03 Babelan optimistis dapat terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan proses evaluasi pembelajaran yang efektif, objektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik. (Waka kurikulum/abg)

Comments are closed